rapat kerja keluarga besar jonan madang dan malarian
Penuh Sukacita dan Kekeluargaan, KKB Jonan Madang dan Malarian Gelar Rapat Kerja di Desa Long Kemuat Dari hari pertama penyambutan Hingga Hari Kedua penyambutan
LONG KEMUAT, BAHAU HULU — Suasana kebersamaan begitu terasa di Desa Long Kemuat, Kecamatan Bahau Hulu. Kerukunan Keluarga Besar (KKB) Jonan Madang dan Malarian sukses menggelar rangkaian acara penyambutan serta pembukaan Rapat Kerja (Raker) yang berlangsung meriah dan penuh rasa kekeluargaan.
Acara berharga ini dihadiri langsung oleh Camat Bahau Hulu, para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga desa yang antusias menyambut kedatangan para tamu dan kontingen.
Hari Pertama Penyambutan Hangat dan Sukacita untuk Kontingen
Rangkaian acara diawali pada hari pertama dengan penyambutan rombongan kontingen yang baru tiba. Dalam momen ini, Bapak Bilung Ajang, AP memberikan sambutan yang penuh rasa hangat.
Beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Long Kemuat yang telah mempersiapkan penyambutan dengan sangat baik. Selain itu, Bapak Bilung juga menyampaikan permohonan maaf karena rombongan kontingen dari Malinau sempat mengalami keterlambatan dalam perjalanan.
Namun, kendala tersebut sama sekali tidak mengurangi semangat dan rasa gembira warga. Kehadiran kontingen yang tiba dengan selamat di Desa Long Kemuat menjadi wujud nyata dari rasa kebersamaan dan sukacita seluruh keluarga besar dalam menyukseskan raker ini.
Memasuki agenda utama, Doktor Njau Anau, M.Si., turut memberikan arahan dan pesan yang mendalam kepada warga yang hadir.
Pertama-tama, Pak Njau menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Kristian yang tidak bisa hadir langsung di lokasi acara karena kondisi kesehatan yang sedang kurang baik (sakit). Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat acara. Pak Njau mengajak semua orang untuk tetap semangat menjaga adat istiadat.
"Kita harus selalu semangat dalam membangun dan melestarikan budaya yang kita miliki. Terlebih lagi di zaman sekarang, kita harus membentengi diri agar budaya asli kita jangan sampai luntur oleh perkembangan zaman yang semakin maju," pesan Dr. Njau Anau.
Beliau juga bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Di samping soal budaya, Pak Njau mengingatkan pentingnya kreativitas masyarakat untuk membantu meningkatkan perekonomian. Beliau juga menitipkan pesan khusus, terutama untuk Pekeba Tawai, agar selalu memiliki prinsip hidup yang kuat dan tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar yang negatif.
Apresiasi dari Camat Bahau Hulu dan Ketukan Gong Pembuka
Puncak acara penyambutan ini ditandai dengan sambutan hangat dari Camat Bahau Hulu Bapak Viktor Romawan, S.I.P., M.Si., , yang sekaligus membuka acara Raker secara resmi lewat pemukulan gong.
Dalam pidatonya, Pak Camat mengaku sangat bangga melihat keharmonisan yang ada di Bahau Hulu. Menurutnya, meskipun masyarakat hidup dalam perbedaan dan keberagaman, hubungan antar-warga tetap berjalan dengan sangat rukun dan saling mendukung.
Beliau menegaskan bahwa peran kerukunan keluarga seperti KKB Jonan Madang dan Malarian ini membawa dampak yang sangat positif, terutama dalam mendukung kemajuan daerah.
"Pembangunan di daerah kita ini pastinya memerlukan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, mari kita terus perkuat persatuan dan ikut aktif ambil bagian dalam membangun daerah yang kita cintai ini," tutur Pak Camat.
Dengan resminya pembukaan ini, kegiatan Rapat Kerja KKB Jonan Madang dan Malarian diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kebaikan serta kemajuan bersama bagi masyarakat dan dalam kerukunan keluarga besar.
"Kita harus selalu semangat dalam membangun dan melestarikan budaya yang kita miliki. Terlebih lagi di zaman sekarang, kita harus membentengi diri agar budaya asli kita jangan sampai luntur oleh perkembangan zaman yang semakin maju," pesan Dr. Njau Anau.