Kebersamaan Jemaat dalam Kegiatan Makan Bersama dan Pemilihan Pengurus BPJ di Gereja GKII Desa Long

1777211692051.jpg

Hari Minggu di Gereja GKII Desa Long alango menjadi momen yang penuh makna bagi seluruh jemaat. Tidak hanya sebagai hari ibadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat kebersamaan melalui kegiatan makan bersama serta melaksanakan proses penting dalam kehidupan bergereja, yaitu pemilihan pengurus Badan Pekerja Jemaat (BPJ).

Sejak pagi hari, jemaat telah berkumpul di gereja untuk mengikuti ibadah Minggu. Ibadah berlangsung dengan penuh khidmat, diiringi pujian dan penyembahan yang membawa suasana damai dan sukacita. Dalam ibadah tersebut, jemaat diajak untuk merenungkan firman Tuhan sekaligus mempersiapkan hati dalam menjalani setiap rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang hari.

Setelah ibadah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Keunikan dari kegiatan ini adalah setiap keluarga membawa bekal makanan yang telah dipersiapkan dari rumah masing-masing. Berbagai jenis makanan tersaji, mulai dari lauk-pauk sederhana hingga hidangan khas yang mencerminkan kekayaan budaya dan kebersamaan jemaat. Semua makanan tersebut kemudian dinikmati bersama-sama di lingkungan gereja.

Suasana makan bersama terasa hangat dan penuh keakraban. Jemaat saling berbagi makanan, bercengkerama, dan menikmati kebersamaan tanpa memandang perbedaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari nilai gotong royong dan persaudaraan yang kuat di antara jemaat Gereja GKII Desa Long alango. Tidak hanya sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun rasa kekeluargaan yang semakin erat.

Setelah selesai makan bersama, jemaat kemudian melanjutkan kegiatan dengan proses pemilihan Wakil Ketua BPJ, Sekretaris 1, dan Sekretaris 2. Proses ini merupakan bagian penting dalam menentukan arah pelayanan gereja ke depan. Seluruh jemaat yang memiliki hak suara turut berpartisipasi dengan penuh tanggung jawab, menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan pelayanan di gereja.

Tahapan pemilihan berlangsung dengan tertib, mulai dari penyampaian tata cara pemilihan hingga proses pemungutan suara. Setiap suara yang diberikan mencerminkan harapan jemaat agar pemimpin yang terpilih nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik, melayani dengan tulus, serta membawa gereja semakin bertumbuh dalam iman dan pelayanan.

Namun, proses tidak berhenti pada pemungutan suara saja. Tahap perhitungan suara menjadi bagian yang cukup memakan waktu. Panitia harus bekerja dengan teliti dan cermat untuk memastikan setiap suara dihitung dengan benar. Karena jumlah suara yang cukup banyak serta perlunya ketelitian dalam perhitungan, proses ini berlangsung cukup lama hingga memasuki waktu sore hari.

Meskipun demikian, jemaat tetap setia menunggu hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Suasana tetap kondusif, dan semangat kebersamaan tidak surut. Banyak jemaat yang memanfaatkan waktu tersebut untuk tetap berbincang, saling berbagi cerita, dan menjaga suasana kekeluargaan yang telah terbangun sejak pagi hari.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata kehidupan bergereja yang tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga pada kebersamaan, partisipasi, dan tanggung jawab bersama. Makan bersama yang sederhana menjadi simbol persatuan, sementara proses pemilihan menunjukkan kedewasaan jemaat dalam menentukan pemimpin.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pada sore hari, diharapkan para pengurus yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Jemaat pun berharap agar pelayanan di Gereja GKII Desa Long alango semakin berkembang, serta kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipelihara di masa yang akan datang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dalam kebersamaan, setiap proses yang dijalani, meskipun membutuhkan waktu yang panjang, akan terasa lebih ringan dan penuh makna.

Bagikan post ini: